SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

FOSMAB KUPANG SALURKAN BANTUAN SEMBAKO MENYENTUH MASYARAKAT MALAKA

foto bersama, usai serahkan bantuan

Prabumedia, Malaka – Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (FOSMAB) Kupang Memberikan bantuan sembako kepada Masyarakat Malaka yang Terdampak Bencana banjir di Kecamatan Malaka Tengah yakni Desa Bereliku, Desa Naimana, Desa Fahiluka Kabupaten Malaka Pada Hari Jumat, 16/04/2021

Sebagai makluk sosial sudah menjadi keharusan untuk kita saling membantu bagi saudara-saudara yang membutuhkannya.
Ungkap Sulung MetaSelaku Ketua Bidang Kemasyarakat fosmab Kupang

ia juga berharap agar Pemerintah secara merata dalam menyalurkan bantuan kebutuhan pasca banjir, seperti penyaluran logistik dan air bersih kepada saudara-saudara yang terdampak. tutup mahasiswa fakultas hukum undana itu.

Rudy Benany Ketua Umum Fosmab Kupang Mengatakan bahwa bencana malaka merupakan tanggung Jawab kita Kaum Mudah untuk bergerak membantu antara sesama,  penyaluran Bantuan sembako kepada masyarakat Fosmab Prioritaskan Kepada masyarakat di pedalaman Desa yang belum tersentuh bantuan.dan untuk mendapat. Ungkap Mantan Sekum Hiimtab itu

” Bencana Banjir Malaka Merupakan Tanggung Jawab Moril Fosmab yang selaku Organisasi Tertua bagi Belu Malaka, Karena sebelum Malaka Mekar Pada Tahun 2013, kita Masih satu kesatuan ” tutup Rudy

Salah Satu Masyarakat Dusun Kobadi’in  Nikolaus Nahak selaku Badan Pengawas Desa (BPD) Naimana menyampaikan Terima Kasih kepada Mahasiswa Belu yang sudah memperhatikan masyarakat Kobadi’in yng terdampak paling parah Ungkap BPD Desa Naimana

” Saya mewakili masyarakat kobadi’in menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa belu yang punya kepedulian terhadap kami yang terdampak bencana ” pinta Nikolaus

lanjut, Nikolaus Selama ini belum ada bantuan dari pemerintah yang dilakukan seperti ade-ade saat ini, kami masyarakat kobadi’in tidak perna mengunsi kami tetap di tempat sejak kejadian pertama hingga saat ini.

Mendengar hal itu Ketua Fosmab Meminta kepada Pemerintah setempat untuk memperhatikan para warga yang tidak mengunsi dari awal banjir sampai dengan saat ini, menurut Rudy bahwa untuk menjangkau lokasi Kobadi’in harus Melewati jalan yang berlumpur dan medan yang cukup para sehingga jarang ada bantuan yang sampai kesana. Tutup Rudy.

Di Terbitkan Pada 18 April 2021 by Prabu Media

data-recalc-dims="1"

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed