SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Diduga Camat Lewiliang Blokir Nomor WhatsApp Wartawati, Ketika Diminta Klarifikasi Berita

PRABUMEDIA, BOGOR – Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya menyayangkan sikap Camat
Leuwiliang yang diduga melakukan pemblokiran nomor WhatsApp/Telepon wartawati dari salah satu media online,
yang hendak melakukan konfirmasi via pesan singkat WhatsApp, pada Kamis, (29/4/2021) siang.

“Sangat disayangkan, seharusnya seorang pejabat bisa kooperatif dan menghargai tugas seorang
jurnalis, apalagi sudah memperkenalkan diri dan menjaga attitude Nya,” ungkap Ketua IWO Bogor.

Raya, Didin, menyikapi peristiwa tersebut.

Lebih lanjut Didin mengungkapkan, memang sih itu hak beliau, akan tetapi hendaknya ya ditanggapi
saja ketika jurnalis mempertanyakan ke seorang pejabat, mau itu beritanya benar atau tidak.

“Sebab, ketika dikonfirmasi ke narasumber atau seorang pejabat di wilayah tersebut, hanya
bertujuan untuk perimbangan pemberitaan di medianya,” bebernya.

“Kami sangat menyayangkan sikap Bapak Camat Leuwiliang, karena tak sepantasnya hal demikian
dilakukan oleh seorang pejabat publik,” tambah Didin.

Pria yang akrab disapa Brodin ini menjelaskan, konfirmasi yang dilakukan wartawan bertujuan untuk
perimbangan dari sebuah pemberitaan.

“Ketika berita itu muncul, ya harus berimbang pemberitaannya. Itulah gunanya narasumber dalam
berita, dan kalau tidak berimbang kan menyalahi kode etik jurnalis. Seyogyanya bersahabatlah
pejabat itu dengan awak media,” ungkap Brodin.

Diketahui, berita permintaan keterangan atau klarifikasi, buntut dari berjalannya pembangunan kios
yang diduga liar, di sepanjang Jalan arah terminal Leuwiliang di lahan milik Pemda Bogor, plang
larangan membangun pun raib.

Namun ketika dikonfirmasi sang Wartawan, Camat di Wilayah Leuwiliang ini bungkam dan blokir
nomor wartawan tersebut.

Wartawan itu pun mengadu, kami desak bertanya balik, apa anda sudah sopan, attitude dijaga?
tanya kami.

Iya, tentunya, saya perkenalkan diri terlebih dahulu, ehh setelah dibaca bapak tersebut malah
langsung diblok”, adunya kepada kami pada Kamis 29 April 2021, sambil menunjukkan hasil chatnya
dengan pemangku wilayah tersebut.

“Padahal tugas jurnalis atau wartawan tersebut juga ingin membantu stake holder agar masyarakat
dapat informasi yang terang benderang dan hasil pemberitaan pun berimbang sesuai fakta,”
pungkas Didin. (Lkt/IWO)

Di Terbitkan Pada 1 Mei 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *