SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Kepala BNN RI Tinjau Pusat Komando Interdiksi

Prabumedia, Jakarta – Kepala BNN RI , Dr.Petrus Reinhard Golose meninjau Pusat Komando Interdiksi , Di Jakarta Utara (06/05/2021).


Ini merupakan kali pertama , Dr.Petrus Reinhard Golose berkunjung ke salah satu markas yang dimiliki Deputi Bidang Pemberantasan BNN.
Kepala BNN RI didampingi Deputi Pemberantasan , Drs.Arman Depari , memasuki pusat komando interdiksi atau yang sering disebut Graha Budi Waseso.


Deputi Pemberantasan Arman Depari, Mengajak Kepala BNN RI , Dr.Petrus , Berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas serta menjelaskan kegunaan dari setiap ruangan yang terdapat di Pusat Komando Interdiksi.
Fasilitas yang dikunjungi yaitu Ruang Command Centre , Ruang Rapat , Ruang Teleconfrence , Mess bagi petugas yang piket serta gazebo dermaga.


Markas Pusat Komando Interdiksi ini merupakan rumah mewah sitaan milik bandar narkoba Pony Tjandra.Saat ditangkap BNN, Pony Tjandra merupakan Napi LP Cipinang.
Meskipun mendekam di lapas , Pony Tjandra masih menggerakkan bisnis narkobanya , Bahkan masih bisa memberikan nafkah secara rutin sebesar Rp.100 juta setiap bulan kepada keluarganya.


Dari kasus Tindak Pidan Pencucian Uang bisnis narkoba, BNN berhasil menyita barang bukti berupa 2 unit rumah mewah , 1 mobil Jaguar , 1 unit mobil Honda Oddysey,2 unit Jet Sky ,3 unit Motor Gede Harley Davidson.Sedangkan dari tangan istrinya , Santi , BNN menyita 29 item perhiasan yang terdiri dari kalung , Liontin ,Cincin ,Gelang , 1 Sertifikat tanah di Cilacap , 4 Sertifikat tanah di Jepara ,1 Sertifikat tanah di Subang dan 1 Sertifikat tanah di Pandeglang.Sedangkan di Jepara , Santi mengelola bisnis butik dan memiliki sebuah lumbung padi.


Aset aset sitaan negara selanjutnya secara resmi diserahkan kembali oleh Kejaksaan Agung RI kepada BNN.Salah satunya rumah mewah di Pantai Mutiara , Jakarta Utara.
Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan no 455/KM.6/2016 Tentang penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari dari barang rampasan negara pada BNN , Yang menetapkan bahwa barang milik negara pada BNN dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan operasional BNN .Dalam hal penegakan hukum terkait Narkotika dan Prekursor narkotika.

Laporan. : Marsidi/Toni

Sumber. : Biro Humas Dan Protokol BNN

Di Terbitkan Pada 9 Mei 2021 by Prabu Media

data-recalc-dims="1"

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed