SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Gegara Wartawan Post Penyalagunaan DD Takirin TA 2018 di FB, Mantan Bendahara Langsung Merespon Dengan Ketakutan

Prabumedia, Belu – Merindukan Desanya maju dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Damianus Lau, Awak media Prabumedia.com, kembali mempertanyakan kasus dugaan Korupsi ADD Desa Takirin yang telah di adukan sejak 2018 lalu hingga saat ini belum ada kejelasan informasi terkait Dugaan Korupsi yang telah di adukan tersebut.

Geram melihat lambannya penanganan kasus dugaan Korupsi tersebut, Damianus kembali mempertanyakan kasus dugaan Korupsi tersebut melalui, Hasil Screenshot media Pos Kupang.com yang diberitakan dengan judul : Warga minta Jaksa usut tuntas kasus dugaan korupsi Dana Desa Takirin, Selasa 28 Agustus 2018 pukul 07. 19 wita lalu.

Wartawan Prabumedia.com Damianus Lau, S.Pt sekaligus salah satu warga Desa Takirin, Lalu, memposting kembali hasil screenshot dengan berbunyi, Apa kabar Kejari Belu? kasus penyalagunaan Anggaran Dana Desa ( ADD) mangkrak. Dinilai pihak Inspektorat dan Kejari Belu lamban. Masyarakat Desa Takirin butuh kejelasan audit dan periksa oknum mantan Kepala Desa jajarannya secara transparan. Sampai saat ini belom ada kejelasan. Salam sehat salam perubahan Rai Belu.

Setelah posting di salah satu Group Facebook Belu Bebas Bicara (BBB), langsung mendapatkan reaksi komentar panjang dari Akun Facebook Regelinda R. Malik, yang berdasarkan pengakuannya dalam kolom komentar tersebut merupakan mantan Bendahara Desa Takirin Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, NTT.

Berdasarkan pantauan media ini, dalam kolom komentar tersebut, Respon Akun Facebook Regelinda R. Malik, di awali dengan “selamat malam Pak Dami Lau pemuda Desa Takirin yang menuntut ilmu S1 yang kini masih di Malang, ternyata Saudara belom puas dengan laporan ini, kalau saudara seorang pemuda yang sudah meraih ilmu S1 di Pulau Jawa Malang, datang di Desa kita untuk tahu masalah ini lebih lanjut diantara kita jangan hanya muat di media sosial saja.”

Tangkapan Layar Postingan Facebook

Jawab “Damian di akun Facebooknya (Lau Kaza, Belu Bebas Bicara) menjawabnya, “Saya salah satu generasi muda Desa Takirin pertanyakan jelas waktu itu tokoh masyarakat, tokoh pemuda aspirasikan kasus ini karena diduga ada kejanggalan kinerja kerja dimasa jabatan periode lama.”

“Bukan soal puas dan tidak, saya pertanyakan Instansi terkait dalam hal ini Kejari Belu dan Inspektorat untuk tindaklanjuti kasus ini karena sudah terlalu lama dari Tahun 2018 sampai saat ini belom ada kejelasan,” Lanjut Damian.

Dalam komentar yang sama Damian mengatakan, Sebagai Pers bersuara Independen dimata publik. Tanpa saya ke Belu pun akan tetap dipanggil sesuai prosedur.

Ia juga mengatakan, Terimakasih KK selebihnya kita serahkan Ke Kejari Belu karena kasus ini sudah lama dari tahun 2018 sampai saat ini masih mangkrak dan lamban. Ia juga mengatakan tidak usa gas, buka pola pikir yang sehat jangan mengumbar tanpa arah yang jelas KK.

Akun Facebook Regelinda R. Malik pun memberikan komentarnya “baik …siap menunggu. Iya justru saya tau Saudara adalah salah satu di antara Om Agus Taek, Om Anus Mauk, Bapak Marselus yang kini sudah jadi Kaur Perencanaan Desa Takirin, Petrus Fahik Taek, yang kini Sekertaris Desa, dan Egelbertus Foa yang kini sudah jadi Kepala Desa Takirin, Keni Foa makanya saya komen.”

Respon Damian kepada Akun Facebook Regelinda R. Malik lewat komentar dikolom Facebook ( Lau Kaza, Belu Bebas Bicara), Semua sudah serahkan ke Kejari Belu itu yang dipertanyakan. Bukan saya tanya ke Ibu,” Tulisnya.

“Ibu harus paham dan mengerti, sebagai Insan PERS Ibu jangan menutupi ataupun menghalangi tugas saya sebagai Wartawan/Jurnalis untuk usut kasus ini karena ada aturan yang mengatur soal ini semua dan tulisan ini tidak disebutkan nama seseorang. Itu ID Card saya biar lebih jelas,” Tambah Damian, Melalui akun Facebooknya Lau Kaza.

Selain itu masih dalam komentar postingan yang sama, Akun Facebook Regelinda R. Malik juga menjawab komentar pada postingan tersebut, “adu Pak Dami Lau e…Wartawan/Kabiro jelas sekali walau tidak tertulis Saudara menyebutkan mantan waktu masalah tahun 2018 itu.”

Damian juga masih tetap merespon dalam akun facebooknya (Lau Kaza, Belu Bebas Bicara) mengatakan, Jangan terlalu gas buka pola pikir kita lebih dewasa. Saya pertanyakan kasus ini ke pihak berwajib. Ibu yang mengumbar tanpa arah yang jelas.

Selain itu salah satu akun Facebook Frontal Dhesha berkomentar, sikat bro soal data apdes pasti ketauan bobrok minta ampun.

Jawab Damian, Data sudah kasih masuk ke Kejari Belu sudah dari tahun 2018 sampai saat ini belom ada kejelasan Nai. Dan saat ini saya bicara atas nama media Jurnalis/Wartawan, oknum mantan Bendahara Desa Takirin Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu langsung mengumbar tanpa arah yang jelas ada apa dibalik ini semua?.

Anisah Frontal menyatakan, dengan prihatin, Wah berarti dia ketakutan. Mohon Inspektorat Tipikor dan Kejari Belu usut tuntas pemangsa duit Rakyat,”.

Redaksi Prabumedia.com

Di Terbitkan Pada 15 Mei 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed