SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Kasus 97 Ribu PNS Misterius Tetap Ditransfer Gajinya, Sebabnya Ini Sih

Prabumedia, Jakarta – Kabar hampir 100 ribu PNS fiktif misterius tetap ditransfer gaji dan iuran pensiun membuah heboh. Kabar itu terungkap dari pernyataan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana. Heboh dong jadinya, namun ternyata kasus 97 ribu PNS fiktif ini sudah selesai ditangani lho.

Kasus 97 ribu PNS misterius itu sudah dituntaskan pada dua tahun lalu. Persoalan ini muncul kembali karena BKN sedang menjalankan pemutakhiran ulang data PNS. Begini fakta-faktanya ya

Ada 97 ribu PNS fiktif berita lama

Seleksi SKD CPNS
BKN ungkapkan ada 97 ribu PNS fiktif pada 2014. Foto Instagram @bkngoidofficial

Kepala BKN menyampaikan hampir 100 ribu PNS misterius itu kemarin dalam acara Pengumuman BKN Kick Off Meeting Pemutakhiran Data Mandiri.

Bima mengungkapkan dalam pemutakhiran data PNS di masa lalu menemukan masalah, yaitu ditemukannya 97 ribu PNS tersebut.

Bima mengatakan sepanjang ini, BKN baru melakukan dua kali data ulang PNS. Pertama kali, dilakukan pada 2002 dan yang kedua pada 2014.

Nah temuan 97 ribu PNS fiktif itu terjadi pada pemutakhiran data PNS pada 2014.

Bima mengatakan data ulang PNS pertama pada 2002 dilakukan manual. Jadi prosesnya, biro SDM instansi pemerintah sampai BKN yang jemput bola mendata ulang PNS. Proses ini dilakukan manual.

Kemudian dilakukan data ulang PNS lagi pada 2014, bedanya kali ini dilakukan secara elektronik.https://go.rcvlink.com/static/iframe.htm

Pada 2014 kita lakukan lagi pendataan ulang PNS tapi saat itu kita lakukan secara elektronik, dan dilakukan masing-masing PNS sendiri bukan oleh biro kepegawaian dan sebagainya

“Untuk 2014 secara elektronik, dilakukan PNS sendiri. Hasilnya apa? ternyata hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data misterius. Dibayar gajinya, dibayar iuran pensiunnya, tapi tak ada orangnya,” ujar Bima dalam kanal Youtube tersebut dikutip Selasa 25 Mei 2021.

Nah ramai dong ada 97 ribu PNS fiktif, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo mengonfirmasi soal masalah ini.

Kata dia, itu adalah berita lama pada 2015 saat dilakukan pendataan ulang PNS pada 2014. Dan kata dia, dikutip dari CNN Indonesia, proses data ulang sudah selesai pada 2016.

Pantes ada 97 ribu PNS fiktif

Ilustrasi PNS-Korpri. Foto: Dialeksis.
Ilustrasi PNS-Korpri. Foto: Dialeksis.

Atas temua 97 ribu PNS fiktif pada 7 tahun lalu itu, BKN nggak tinggal diam dong.

Dikutip dari CNN Indonesia, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja sama BKN Paryono menjelaskan masalah 97 ribu PNS fiktif muncul bisa jadi karena sejumlah PNS tidak ikut pendataan ulang, sehingga informasi status bekerja dan identitas si PNS tak terkonfirmasi.

Faktanya pula klop kok, jelas Paryono, pada 2014 lalu ada 90 ribu lebih PNS yang nggak ikut pendataan ulang, mereka yang tak kirimkan data bermacam-macam alasan gitu.

Makanya BKN Mengambil tindakan menyurati semua instansi PNS yang tidak daftar ulang. Maksud bersurat ini supaya BKN bisa memeriksa data PNS yang tidak menjalankan daftar ulang.

Paryono mengatakan dengan tindakan BKN itu, lambat laun jumlah PNS fiktif makin berkurang seiring dengan bertambahnya data ulang PNS yang dulu tak menyetorkan mutakhiran data mereka.

Ubah sistem

Seleksi CPNS Kota Depok. Foto: Darmawan
Seleksi CPNS Kota Depok. Foto: Darmawan

Nah belajar dari masalah PNS yang tidak mutakhirkan data mereka, maka BKN ini mengubah strateginya.

Pemutakhiran data PNS kali ini memang terus dilakukan secara elektronik, tapi sistemnya berubah.

“Sistemnya kita ubah, tidak berkala lagi tapi tiap waktu dan ini dilakukan masing-masing PNS, karena orang yang paling berhak atas datanya dalah PNS. BKN, biro SDM dan lainya hanya mengelola dan menjaga kerahasiaan data PNS terseut. Kemutakhiran data itu kewajiban dan milik ASN,” jelas Bima.(hops)

Di Terbitkan Pada 25 Mei 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *