SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Ngeri-ngeri Sedap, Deddy Corbuzier Ngaku Bukan Jokower Ogah Belain Jokowi

Prabumedia, Jakarta – Bagi sebagian publik sudah tahu, Deddy Corbuzier merupakan pendukung Presiden Jokowi. Tapi tahu nggak apa yang jadi alasan dia pro Presiden Jokowi ternyata Deddy Corbuzier dukung Jokowi lantaran pernah jadi korban bom. Deddy Corbuzier ngaku bukan Jokower.

Deddy menegaskan dia pro Presiden Jokowi namun dia bukan Jokower. Dua hal in berbeda. Master mentalis tersebut mengaku pro Jokowi tapi tak membela mati-matian Jokowi dari kritikan lho.

Deddy Corbuzier bukan Jokower

Deddy Corbuzier. Foto: Youtube

Deddy menyampaikan pandangan politiknya itu dalam sebuah perbincangan di lokasi podcast dengan pengamat hukum tata negara Refly Harun. Dalam perbincangan yang diunggah di akun Youtube Refly Harun itu, Deddy blak-blakan pro Jokowi dalam pertanyaan yang ngeri-ngeri sedap.

Jadi dalam perbincangan itu, Refly menguliti Deddy melalui tiga pertanyaan serius dengan jawaban memilih disertai dengan penjelasan dan alasannya.

Nah pada pertanyaan kedua, Refly bertanya kepada Deddy apakah pro atau kontra Jokowi.

“Pertanyaan ngeri-ngeri sedap ini, kalau identifikasi diri, Anda ini pro atau kontra terhadap Presiden Jokowi?” tanya Refly dikutip Minggu 6 Juni 2021.

Deddy langsung menjawab dengan tegas dia adalah pro Jokowi. Dia menceritakan pilihannya pro Jokowi lantaran pernah mengalami masa kelam di masa lalu, yakni jadi korban bom.

“Jadi saya lihat dari satu sisi, ayah saya adalah salah satu korban bom dan ini nggak ada ada yang tahu di Gereja Bunda Hati Kudus, selamat tapi mobilnya hancur hitungan menit. Saya ada di sana juga, dan ini saya nggak pernah cerita ke orang. Jadi gua ketika melihat sebuah pemerintahan, siapaun itu, kebetulan sekarang Presiden Jokowi, atau Prabowo atau siapapun, ketika mereka mau untuk menekan adanya terorisme apapun itu, gua pasti dukung,” jelasnya.

Bela Jokowi karena jadi korban bom

Presiden Jokowi. Foto: Antaranews
Presiden Jokowi. Foto: Antaranews

Meski mendukung Jokowi dengan latar masa kelam itu, Deddy menegaskan dia bukan pembela Jokowi yang die hard, mati-matian gitu. Deddy ngaku nggak mau konyol membela Jokowi membati-buta.

“Kalau ditanya pro Jokowi iya pro, tapi bukan Jokower. Jokower ada artinya bela mati-matian dan tidak suka orang yang beda. Kalau gue, gue nonton Youtube elo (Refly Harun)” kata Deddy.

Refly Harun membalas dia memang sering mengkritik Jokowi, dan itu adalah bukti kecintaannya pada Jokowi lho.

“Saya cinta Pak Jokowi, dengan cara salurkan kecintaan Jokowi dengan kritik, tapi nggak ngata-ngatain orang, justru itu yang menjebloskan yang membela dengan ngatain orang,” katanya.

Nah Deddy sepakat dengan sikap Refly itu. Sebab dalam pengamatannya, banyak sekali yang mencintai dan membela Jokowi dengan cara yang salah, kenapa sih sampai harus ngomong dan ngatain kasar ke oposisi. Harusnya kan santai aja lah.

Refly dan Deddy sepakat kadang follower dan subscriber konten Youtube itu malah yang selalu ramai dan parah ngata-ngatain lho.

“Itu terjadi di semua hal, nggak usah Jokowi deh tuh lihat Ayu Ting-Ting,” kata Deddy.

Refly menjawab pula, lihat apa yang terjadi di Inul Daratista. “Mohon maaf ya, sebut nama, ini sekadar contoh dan tak ada maksud merendahkan orang,” katanya.

Deddy pun sepakat. “Iya tidak sama sekali,” jelasnya.(hops)

Di Terbitkan Pada 6 Juni 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *