SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan Kembangkan Manajemen dan Program Diklat Berkelanjutan

Prabumidea.com,Jakarta – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Pertahanan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan) berperan meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia Kemhan/TNI yang memiliki keterampilan, pengetahuan, sikap perilaku yang diinginkan organisasi dan perkembangan nasional dan global. Untuk itu, Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan senantiasa terus melakukan pengembangan manajemen dan Program Diklat berkelanjutan ke depannya.

Demikian disampaikan Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan) Dra. Nur Wijayanti, M.M., saat menjadi narasumber dalam wawancara Podcast Kemhan, Kamis (17/6) di Studio Podcast Biro Humas Setjen Kemhan, Jakarta.

Lebih lanjut Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan mengungkapkan dari program – program Diklat yang pernah dilaksanakan di Pusdiklat Tekfunghan sebanyak 18 Program Diklat, ada beberapa yang menjadi fokus program dalam rangka meningkatkan pembangunan SDM Pertahanan.

Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan misi “SDM unggul, Indonesia maju” yang digaungkan oleh bapak Presiden dengan membentuk dan membenahi SDM yang menjadi modal utama dalam memajukan bangsa Indonesia untuk bersaing di dunia internasional.
Disisi lain, saat ini di lingkungan pemerintahan dituntut untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik atau lebih populernya dengan istilah Good Governance, karena pada dasarnya tugas pemerintah adalah melayani (services) dan mengatur (regulatory) masyarakat. Dasar tersebut menjadi panduan dalam pelaksanaan mempersiapkan SDM di Kemhan melalui Diklat di Pusdiklat Tekfunghan Kemhan.

Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan menambahkan bahwa tantangan global mulai saat ini dan ke depan yaitu adanya revolusi industri 4.0 dan lanjutan, dimana perubahan seluruh kegiatan produksi yang cenderung menggunakan gabungan sistim Teknologi Informasi (TI), internet, dan mesin.

Revolusi industri 4.0 memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya mempermudah pekerjaan dan dampak negatifnya dapat merusak seluruh sendi-sendi kehidupan. Tantangannya di lembaga diklat termasuk Pusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan yaitu harus dapat mengantisipasi dampak positif dan negatif dengan mengadakan Diklat – Diklat teknis yang berbasis komputer.

“Pengembangan-pengembangan Diklat berbasis teknologi informasi ini terus dievaluasi disesuaikan dengan dinamika perkembangan zaman. Termasuk pemenuhan sarana dan prasarananya yang tidak murah dan terus mengalami pemutakhiran”, tambah Kapusdiklat Tekfunghan Badiklat Kemhan. ( Kemhan)

Di Terbitkan Pada 17 Juni 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *