SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Partai Demokrat Kembali Digoyang, Moeldoko Lupa Parpol Dekat Habib Rizieq

PRABUMEDIA, JAKARTA – Partai Demokrat AHY kembali digoyang pengurus Partai Demokrat hasil kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang sah ditolak pemerintah. Kubu KLB Moeldoko resmi mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta namun lupa Habib Rizieq dekat parpol.

Gugatan tersebut diungkap Kuasa Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko, Rusdiansyah mengatakan gugatan tata usaha yang dilayangkan teregistrasi dengan No. 150/G/2021/PTUN.JKT. Adapun tergugat adalah Menteri Hukum dan HAM RI selaku pejabat atau badan tata usaha negara.

Mendengar adanya gugatan tersebut Partai Demokrat sah kubu AHY menyatakan gugatan tersebut sebagai perbuatan memalukan.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: Antaranews
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: Antaranews

“Dengan mem-PTUN Menkumham, KSP Moeldoko menunjukkan setidaknya ada tiga hal yang memalukan,” ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada wartawan, Jumat 25 Juni 2021

Gugatan Partai Demokrat kubu Moeldoko di tengah ramai vonis Habib Rizieq

Gugatan yang dilakukan Partai Demokrat kubu Moeldoko dilakukan di tengah ramainya kasus vonis yang dijatuhkan habib Rizieq.

Hal ini memperlihatkan kekisruhan politik yang berkelanjutan di Indonesia, meski Partai Demokrat dan Habib Rizieq keduanya memiliki kedekatan dan sejarah yang sama.

AHY dan Ibas dalam Kongres V Partai Demokrat di Jakarta.
AHY dan Ibas dalam Kongres V Partai Demokrat di Jakarta. Foto Instagram @ibasyudhoyono

Kedekatan Habib Rizieq dengan Partai Demokrat sendiri terjadi sebelum FPI di bubarkan tepatnya pada 2018 lalu, dimana HRS memberikan pidato sambutan pada pembukaan acara Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) – Ulama. Acara tersebut digelar di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018).

Dalam pidatonya, Habib Rizieq menyampaikan bahwa tangannya selalu terbuka bagi partai-partai politik yang memiliki tujuan sama untuk membela negara. Dalam kesempatannya, Habib Rizieq menyebut nama Partai Demokrat.https://go.rcvlink.com/static/iframe.htm

Diketahui, dalam acara tersebut hadir lima partai yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, PBB dan Partai Berkarya.

“Termasuk kita juga merangkul parpol baru seperti partai Idaman dan partai Berkarya. Kita juga harus selalu terbuka kepada parpol-parpol lainnya untuk membela negara. Seperti partai Demokrat,” kata Habib dalam pidatonya.

Habib Rizieq berharap dalam musyarawah antara ulama dan partai-partai tersebut dapat menghasilkan rekomendasi capres dan cawapres yang disetujui para ulama. Ia meyakini koalisi keumatan akan didukung oleh seluruh umat Islam di Indonesia.

Habib Rizieq Shihab. Foto: SantriNews
Habib Rizieq Shihab. Foto: SantriNews

“Koalisi yang hadir dari ijtima ulama hari ini akan didukung oleh gelombang umat yang besar umat. Yang selama ini menjadi mayoritas yang termarjinalkan,” katanya.

Habib Rizieq pun meyakini kepada seluruh ulama dan tokoh nasional yang hadir untuk tidak khawatir soal elektabilitas apalagi posko pemenangan. Ia akan menyiapkan dengan tenaga penuh demi mengganti Presiden di Pilpres 2019 nanti.(hops)

Di Terbitkan Pada 26 Juni 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *