SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Paud Pah Tuan Bonibais Butuh Fasilitas Penunjang Anak

Prabumedia, Malaka – Sebanyak 18 peserta didik pada Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Pah Tuan Rafau, desa Bonibais, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, NTT diwisuda pada, (29/06/2021). .

Sederhana, haru, apresiatif, dan penuh kegembiraan mewarnai acara wisuda Paud Pah Tuan. Sebab acara itu di awali hase hawaka atau sapaan adat oleh para peserta didik kepada para orang tua dan pejabat pemerintahan yang hadir.

Kegiatan berjalan dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” selasa, (29/06/2021)

Hadir pada wisuda tersebut, ketua pengelola Paud Pah Tuan bersama para tenaga pendidik, komite, penjabat pemerintah Desa Bonibais, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta didik.

Ketua Pengelola TK Paud Pah Tuan Rafau, Maria Afelina Manek mengatakan, wisuda tersebut merupakan salah satu bagian penting dari upaya menyiapkan sumber daya manusia generasi muda, terutama anak usia dini.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, bahwa Pendidikan Anak Usia Dini menitikberatkan pada peletakan dasar, diantaranya ke arah pertumbuhan dan perkembangan Moril, Agama, Fisik Motorik atau tumbuh kembang anak, Kognitif atau mental anak, Bahasa, Sosial dan Emosional serta Seni. Semua ini bermuara pada pembentukan karakter Anak sebagai generasi yang siap menjawab tantangan zaman

Hal itu dipertgas dengan Visi Paud Pah Tuan Rafau, yakni mencerdaskan anak bangsa yang berkarakter serta berahlak mulia.

”Sehingga, wisuda yang ke lima ini merupakan suatu bentuk hasil dari upaya kita untuk mendidik generasi muda, yakni anak usia dini, sehingga mereka lebih siap untuk menempuh pendidikan pada jenjang berikutnya,” kata Feli Manek.

Diakuinya, kendati masih diperhadapkan pada sejumlah kekurangan berupa gedung dan alat permainan edukatif, namun pihaknya terus berupaya agar anak usia dini setempat dapat mengenyam pendidkikan pada Paud, sebelum duduk di bangku sekolah dasar/sederajat.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung upaya ini. Kami terus berupaya agar berbagai kekurangan dapat terpenuhi, terutama gedung, alat permainan edukatif karena saat dua paud titipan dari Paud induk Pah Tuan Rafau yaitu paud Sonaf Soan Tupu Nainiman dan paud Baunuba masih menggunakan rumah warga dan sangat minim fasilitas dan permainan edukatif bagi anak-anak,” katanya.

Karena jumlah peserta didik yang begitu banyak di Desa Banibais namun di batasi dengan jarak yang jauh dan medan transportasi yang rusak makanya kita menitip anak-anak lainnya di dua tempat itu. Hal ini dilakukan untuk tidak mempersulit peserta didik dalam mendapatkan pendidikan yang setimpal dengan tempat lainnya,” ujarnya

Untuk diketahui, Paud Pah Tuan Rafau merupakan salah satu Paud yang didirikan di wilayah Administratif Bonibais, kecamatan Laenmanen, Kabupaten Makala – NTT pada tanggal 5 maret tahun 2013.

Feli Manek mengakui, antusias masyarakat terhadap kehadiran Paud Pah Tuan Rafau sangat baik. Ini terlihat dari jumlah peserta didik yang meningkat tiap tahunnya pada Paud tersebut.

“Jumlah peserta didik yang di wisudakan hingga saat ini sudah mencapai ratusan orang. Kami tidak membatasi calon peserta didik walaupun masih kekurangan gedung dan sejumlah sarana lainnya, dan walau beralaskan lantai saat proses belajar mengajar, karena kita ingin semua anak punya kesempatan yang sama,” ungkapnya.

Penjabat Desa Bonibais, Petrus Kabosu, memberi apresiasi atas prestasi para tenaga pendidik Paud Pah Tuan Rafau atas di wisudakanya anak anak paud pada tahun ini. kita merasa bangga karena suport dan dukugan dari pemdes tidak sia sia.

Selama satu tahun, para peserta didik tersebut dibekali dengan ilmu pengetahuan dasar dalam rangka menyiapkan mereka untuk menempuh pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi

Menurutnya karakter anak perlu di bina sejak usia dini, sehingga tidak kaku saat melanjutkan studi di jenjang paling atas.

Pihaknya mengakui upah untuk para tenaga pendidik di Paud Pah Tuan dan dua Paud titipan sangat minim dan tidak sebanding dengan kerja keras para pendidik selama ini. Karena anggara Desa beberapa tahun terakhir ini di alihkan untuk penaganan covid 19.

Ke depan kita akan usahakan agar upah para tenaga pendidik paud di setarakan dengan standar honor para tenaga daerah (Teko), karena menurutnya pekerjaan ini sangat berat,” Janji Penjabat Kades Bonibais, Petrus Kabosu.

Terkait sejumlah kekurangan berupa gedung dan alat permainan edukatif, dan kebutuhan anak-anak lainnya, Pj. Petrus Kabosu juga berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menjawab kekurangan di Paud induk Pah Tuan dengan dua paud jarah jauh itu.

Iya kita akan lakukan koordinas dulu, dan pastinya kita akan perhatikan perkembagan pendidikan di desa. Kekurangan -kekuragan yang masih di alami saati ini menjadi perhatian kita,” tutup Petrus

Wakil Ketua (BPD) Bonibais, Arnoldus Asa yang juga perwakilan orag tua murid pada kesempatan itu menyampaikan pujian kepada para pendidik paud Pah Tuan yang dengan keterbatasan dapat mendidik anak – anak kami, kami orang tua akan selalu mendukung semua proses yang ada.

Menurut Arnoldus ini merupakan suatu bentuk hasil dari upaya para pendidik kita untuk mendidik generasi muda, yakni anak usia dini, sehingga mereka lebih siap untuk menempuh pendidikan pada jenjang berikutnya.

Acara kelulusan para peserta di tandai penyerahan sertifikat oleh pemdes, BPD, komite dan pengeloah paud.

Kontributor/Ximenes

Di Terbitkan Pada 30 Juni 2021 by Prabu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *