SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Jaksa Agung: Penimbunan Obat Dan Oksigen Akan Di Tindak Tegas

PRABUMEDIA,JAKARTA – Jaksa Agung RI Dr. Burhanuddin SH MH memerintahkan jajarannya menerapkan tuntutan maksimal terhadap perkara pelanggaran protokol kesehatan, terutama tindak pidana penimbunan obat dan oksigen serta pemalsuan surat hasil PCR.

“Berikan atensi penuh dalam melakukan penanganan perkara secara cermat, profesional dan terukur serta menerapkan tuntutan maksimal guna melindungi keselamatan masyarakat dan menimbulkan efek jera bagi pelaku,” tegasnya dalam kunjungan kerja virtual kelima tahun 2021, Rabu (21/7).

BACA JUGA: 

 

Berkenaan dengan penanganan tindak pidana narkotika, telah ditandatangani Pedoman Nomor 11 Tahun 2021 tentang Penanganan Perkara Narkotika dan/atau Tindak Pidana Prekusor.

Hal tersebut merupakan wujud konkret dalam mengoptimalisasikan penegakan hukum yang adil dan berkualitas dalam penanganan perkara narkotika. Untuk itu kepada jajaran Kejaksaan RI diminta untuk memahami pedoman tersebut secara komprehensif.

Selanjutnya terkait penanganan perkara di bidang tindak pidana khusus, ditekankan untuk dioptimalisasi bukan ditargetkan. Jaksa Agung menekankan tidak ada lagi istilah ‘dipeti-eskan’. Segera tuntaskan perkara hingga tahap eksekusi.

Dia juga mengingatkan para Kajati dan para Kajari untuk melakukan penyelidikan dan peyidikan secara optimal, profesional dan proporsional, dan akan minta pertanggungjawaban profesionalitas sebagai jaksa dalam setiap penyelesaian perkara.

“Jangan ada lagi penanganan perkara yang berlarut-larut tidak jelas ujung pangkalnya. Segera ekspose penanganan perkara yang terindikasi akan menemui banyak hambatan guna memperoleh petunjuk atasan,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Jaksa Agung telah menandatangani Keputusan Nomor 166 Tahun 2021 tentang Kelompok Kerja Akses Keadilan Kejaksaan RI. Urgensi pembentukan Pokja ini, selain sebagai pelaksanaan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, juga mengoptimalisasi pemenuhan akses keadilan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan RI.

BACA JUGA:

 

Untuk itu dia meminta anggota Pokja agar dalam merumuskan akses keadilan, perlindungan terhadap kelompok rentan dan penerapan pendekatan keadilan restoratif dengan alternatif penyelesaian sengketa yang mengedepankan upaya pemberian rehabilitasi, kompensasi dan restitusi secara komprehensif.

Pendidikan dan Pelatihan

Dalam kunker virtual tersebut, Jaksa Agung juga memberikan arahan untuk Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Terkait penyelenggaran diklat, Jaksa Agung menginstruksikan kepada Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI untuk mengevaluasi penyelenggaran diklat selama masa pandemi ini.

Dia meminta gar disiplin pada para siswa ditingkatkan, serta pastikan penyelenggaraan tidak terkendala dan pastikan materi yang disajikan dapat terserap disetiap masing-masing individu para siswa tersebut. ( Tim)

Di Terbitkan Pada 21 Juli 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *