SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Proses Hukum Oknum Anggota Fraksi Gerindra DPRD Belu, Polisi Akan Umumkan Tersangka

Prabumedia, Atambua – Proses hukum lanjutan terhadap oknum anggota Fraksi Gerindra DPRD Belu berinisial MMNB yang dilaporkan atas penghinaan terhadap 9 orang warga Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua saat ini sudah dinaikan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Belu tengah mengumpulkan bukti-bukti dan dalam waktu dekat akan mengumumkan tersangka.

Hal ini disampaikan Kepolres Belu, AKBP Khairul Saleh melalui sambungan telepon selulernya, Rabu [21/07/2021] siang.

“Sementara dalam proses, sudah sampai pada tahap penyidikan. Sementara kumpulkan bukti-bukti dan kalau cukup bukti dalam waktu dekat kita umumkan tersangka,” kata Kapolres Belu.

BACA JUGA:

Ditanya terkait izin dari Gubernur NTT lantaran calon tersangka adalah salah satu Anggota DPRD Belu jelas Kapolres, surat izin untuk pemeriksaan dari Gubernur tidak perlu lagi karena undang-undang sudah dicabut.

“Izin untuk pemeriksaan dari Gubernur tidak perlu lagi karena undang-undang sudah dicabut. Dalam waktu dekat kita akan periksa lanjut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, para korban berharap, Gubernur NTT memberikan izin agar proses hukum terhadap pelaku bisa dilanjutkan.

Salah satu korban, Ruben Fallo menyampaikan hal itu kepada media ini, Senin (19/07/2021).

“Sesuai dengan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) yang kami terima tanggal 6 Juli, Polisi masih minta izin ke Pak Gubernur karena pelaku Anggota DPRD Belu,” ungkap Ruben.

Menurut Ruben, proses hukum kasus itu pihak penyidik Satreskrim Polres Belu sudah meningkatkan status perkara pidana penghinaan tersebut dari penyelidikan ke penyidikan dan penyidik juga sudah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Mengingat lanjut Ruben, calon tersangka adalah Anggota DPRD maka Polisi harus minta izin ke Gubernur NTT.

Ia berharap, Gubernur NTT bisa memberikan izin sehingga pihak penyidik Satreskrim Polres Belu bisa memproses lebih lanjut kasus tersebut.

“Iya kami berharap mudah-mudahan Bapak Gub bisa berikan izin, kami masyarakat kecil hanya berharap keadilan,” pintanya.

Ruben mengaku, hingga hari ini pihaknya belum mendapat informasi dari penyidik apakah surat izin dari Gubernur sudah ada atau belum.

“Kami juga belum tanya lagi. Mungkin satu atau dua hari kedepan baru coba kami cek lagi,” katanya.(Tim)

Di Terbitkan Pada 21 Juli 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *