SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Anies Ternyata Sengaja Ngebiarin Dirinya Jadi Ladang Hinaan Supaya Orang Ini Dapat Duit

Prabumedia Jakarta – Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar menjelaskan keberadaan sekelompok orang yang disebutnya sebagai BuzzerRp. Dia menjelaskan, sebenarnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membiarkan dirinya dihina agar sejumlah keluarga yang bekerja sebagai BuzzerRp bisa mendapat duit alias rezeki.

Awalnya, Musni Umar mengomentari sebuah artikel yang menyindir Anies soal penyelenggaraan salat Idul Adha.

 

Kemudian secara khusus dia membicarakan soal keberadaan kelompok BuzzerRp yang aktif di jagat jejaring media sosial dan selalu mengkritisi kinerja Anies sebagai orang nomor satu di Ibu Kota.

BACA JUGA:

Bahkan, kata dia, apa yang dikerjakan Anies seakan tidak pernah ada yang baik di mata para anggota BuzzerRp.

“BuzzeRp apapun yang dilakukan Anies tidak ada baiknya,” kata Musni Umar dalam kicauan di akun Twitter pribadinya, dikutip pada Kamis, 22 Juli 2021.

BACA JUGA:

Musni Umar pun mengungkapkan, sebenarnya Anies membiarkan dirinya dihina oleh sejumlah pihak, termasuk para BuzzerRp agar mereka bisa mendapat rezeki dan menafkahi keluarganya.

“Anies biarkan mereka hina dirinya karena dengan cara itu mereka dapat rezeki untuk biayai diri mereka dan keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menilai, sekelompok orang yang mencari penghasilan atau keuntungan dari memfitnah seorang pemimpin merupakan pekerjaan yang sangat hina.

“Sangat hina cari nafkah dengan menfitnah dan menjelekkan orang lain,” imbuhnya.

Terkait sindiran kepada Anies soal salat Idul Adha

Gubernur Anies Baswedan
Gubernur Anies Baswedan. Foto Instagram @aniesbaswedan

Sebagaimana diketahui, kicauan Musni Umar tersebut mengomentari sebuah artikel bertajuk ‘Mas Anies Beraninya sama Ibu-Ibu, Terus Jadi Lembut Pas Masjid Gelar Salat Ied, Gubernur Tempe!‘.

Adapun isi dari artikel tersebut, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, memberikan sindiran kepada Anies yang sempat memperingatkan kepada pengurus masjid, yang masih menyelenggarakan salat ied, pada Selasa, 20 Juli 2021 pagi.

BACA JUGA:

 

Dalam kesempatan itu, Anies menyadarkan bahwa saat ini Rumah Sakit (RS) sudah penuh.

“Kepada pengurus masjid, sadarilah rumah sakit ini sudah penuh, rumah sakit itu penuh,” kata Anies di RPH Dharma Jaya.

“Jadi ini bukan soal dilarang saja tempatnya, kalau sakit sulit sekarang, saya anjurkan kepada semua, mengingatkan bukan saja potensi penularan, tetapi, kalau terpapar dan sakit risikonya tinggi sekali,” sambungnya.

Terkait hal tersebut, Yunarto menilai, saat ini sikap Anies terlihat menjadi kurang tegas kepada pengurus masjid yang tetap menyelenggarakan salat Idul di saat pandemi.

“Seketika jadi lembut…,” ujarnya dalam akun Twitter miliknya, dikutip Kamis, 22 Juli 2021.

“Enggak ada sanksi pula… Yasudahlah…,” imbuhnya.(hops)

Di Terbitkan Pada 22 Juli 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *