SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Bupati Belu: Terima Kasih Kepada Menteri Pertahanan Yang Sudah Memberikan Rakyat Belu pendidikan Fakultas Vokasi Choort-1

BAGIKAN

Prabumedia, Belu – Usai membuka Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) bagi 175 Kadet Mahasiswa Fakultas Vokasi Cohort-1 Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM bersama Rektor Unhan RI diwakili Plt. Wakil Dekan I Fakultas Vokasi Unhan RI dan Rindam IX/Udyana, Dandim 1605/Belu, Danyonif Raider Khusus 744/SYB, Karumkit Tk. IV Atambua, Pejabat Mabes TNI, Mabes AD, Mabes Al dan Mabes AU, Ketua MUI, Pastor Paroki Sta. Stellamaris Atapupu, Perwakilan Kejaksaan Negeri Belu, Perwakilan Bea Cukai, serta Pimpinan BRI Cabang Atambua menyaksikan yel-yel dari Kadet Mahasiswa Fakultas Vokasi Cohort-1 Unhan RI di Lapangan Yonif Raidersus 744/SYB, Rabu (28/7/2021).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Belu menyampaikan rasa bangga dengan hadirnya Universitas Pertahanan yang merupakan Universitas kebanggaan Indonesia lewat Fakultas Vokasi Choort- I di kabupaten Belu.

“Kita bangga sebagai masyarakat Indonesia, masyarakat Belu, masyarakat NTT karena hari ini anda-anda semua dididik disini, sebagai kader Sumber Daya Manusia di republik ini,” ujar Bupati Belu.

Bupati Belu juga menyampaikan apresiasi kepada para Kadet karena yang terpilih dan lolos adalah orang-orang pilihan dari seluruh Indonesia.

“Sekali lagi saya sampaikan selamat kepada para Kadet semua, dan terima kasih kepada Menteri Pertahanan yang sudah memberikan kepada rakyat Belu pendidikan Fakultas Vokasi Choort-1 di Kabupaten Belu, dan hari ini juga Kabupaten Belu memiliki universitas vokasi sendiri, pendidikan tinggi disini,” katanya.

Bupati Belu, Taolin Agustinus mengatakan bahwa salah satu visi misi program dari pemerintahan Kabupaten Belu adalah mendidik Sumber Daya Manusia, dimana Kabupaten Belu termasuk memiliki Sumber Daya Manusia yang rendah, di Provinsi NTT dan termasuk di Indonesia dengan hanya memiliki 0,2 % orang Belu yang mengenyam pendidikan S2 dan S3.

“Kesempatan yang ada harus digunakan sebaik-baiknya karena saudara sekalian akan melakukan pendidikan yang bukan pendidikan biasa, pendidikan yang akan menggunakan berbagai sumber daya alam, sumber daya lingkungan di Belu untuk menuju kualitas manusia yang lebih baik,” pungkasnya.

dr. Agus Taolin juga menyampaikan bahwa kegiatan kemahasiswaan akan dilengkapi dengan lahan-lahan praktek, menggunakan ilmu dan teknologi, bahkan para pendidiknya bergelar doktor dan professor, dibidang kepangkatan akan hadir juga beberapa jenderal.

“Ini luar biasa, sesuatu hal yang tidak pernah terjadi dalam dunia pendidikan di Kabupaten Belu ini,” ujarnya.

Lanjut Bupati, Pemkab Belu akan bekerja sama memberikan kontribusi agar pendidikan ini lancar.

“Sebagai pemimpin di Belu, kami akan sering-sering datang ke kampus untuk berinteraksi melihat anak-anak dalam pembelajaran dan pemerintah terbuka terhadap semua masukan untuk kemajuan Kabupaten Belu menuju masyarakat sehat, berkarakter dan kompetitif,” jelas Bupati Belu.

Lebih lanjut, pendidikan pada zaman pendemi COVID ini tidak gampang, oleh karena itu sebagai pemimpin daerah yang juga dokter ahli spesialis penyalit dalam berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik dengan disiplin menerapkan 5M.

“Pemerintah hari ini juga peduli dan lindungi rakyatnya dengan menyiapkan berbagai fasilitas, melaksanakan berbagai macam petunjuk kebijakan dari pusat untuk melindungi masyarakat Kabupaten Belu dari bencana pendemi ini,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa dalam pendidikan nanti akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan secara berkala.

“Kita akan melakukan pengawalan terhadap para Dosen, Mahasiswa di kampus Unhan, saya juga ingatkan kepada kita semua bahwa kehadiran Unhan disini akan berinteraksi dengan masyarakat Kabupaten Belu. Pelajari baik-baik kultur dan budaya masyarakat Belu dan tanamkan selalu budaya saling menghormati,” jelasnya.

Bupati Belu juga berpesan bahwa latihan militer itu keras, ingat baik-baik jika ada yang merasakan sakit atau keluhan apalagi keluhan di saluran pernapasan, batuk, pilek, demam jangan dibiarkan, jangan menyembunyikan, segara dilaporkan.

“Kami akan kawal dari segi kesehatan. Ini Bupatinya dokter spesialis penyakit dalam, kita akan kawal ini dan kita akan berkala juga melakukan rapid antigen seminggu sekali sampai selesai pendidikan ini. Jadi kalau ada keluhan jangan dibiarkan, tiap minggu nanti akan ada petugas datang melakukan tes untuk mengetahui kondisi kesehatan,” pungkas Bupati Belu. (prokompimbelu)

Di Terbitkan Pada 28 Juli 2021 by Prabu Media

data-recalc-dims="1"

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed