SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Gatot Nurmantyo Mendukung Pengembangan Vaksin Nusantara

PRABUMEDI,JAKARTA-Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo sangat mendukung pengembangan vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh dokter Terawan dan timnya. Gatot yakin Vaksin Nusantara nanti akan mendunia. Supaya publik makin yakin, Gatot mengatakan Vaksin Nusantara ini merupakan buah persiapan TNI menghadapi potensi perang biologi lho.

Gatot merupakan salah satu tokoh yang jadi relawan pengujian Vaksin Nusantara. Dia merasa yakin vaksin ini bisa dipertanggungjawabkan, baik kemanjurannya dan kualitasnya.

Kurang apa lagi nggak dukung Vaksin Nusantara

Mantan Panglima TNI itu mengatakan pengembangan Vaksin Nusantara dipersiapakan begitu serius dan tak tiba-tiba muncul begitu saja.

Dokter militer yang mengembangkan Vaksin Nusantara itu merupakan bagian dari upaya TNI dalam menghadapi perang biologi. Gatot mengatakan antisipasi itu sudah dipersiapkan pada 2015. Makanya dia pun mau jadi relawan vaksin untuk uji klinis 2.

“Logika berpikir saja, saya mantan Panglima TNI mau jadi relawan, yang ikut bukan saya saja. Istri anak menantu saya juga. Vaksin ini diadakan oleh putra Indonesia sendiri, uji klinis di sini, kurang apa lagi kita nggak dukung?” ujar Gatot dalam wawancara di FNN TV, dikutip Selasa 10 Agustus 2021.

Banyak tokoh yang mau jadi relawan vaksin buatan tim Terawan ini. Selain Gatot, sejumlah tokoh yang juga jadi relawan yaitu mantan Panglima TNI Moeldoko yang kini menjadi Kepala Staf Kepresidenan, pengusaha dan tokoh senior Golkar Aburizal Bakrie, mantan Menseskab Sudi Silalahi, mantan Menkes Siti Fadilah Supari, Dahlan Iskan, dan sejumlah anggota DPR.

Gatot meyakini nantinya setelah hak paten produksi Vaksin Nusantara keluar, vaksin ini bukan cuma untuk Indonesia saja tapi bakal mendunia.

“Saya yakin bukan hanya di Indonesia, tapi di dunia. Saya punya keyakinan itu, setelah jadi nanti mudahan baru produksinya punya hak paten dan atas nama Vaksin Nusantara,” kata dia.

Kepada masyarakat yang berharap mendapat suntikan Vaksin Nusantara, Gatot meminta bersabar, sebab saat ini kan sedang dalam tahap pengujian uji klinis 2 yang dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Semua pengujian dilakukan di rumah sakit pemerintah tersebut, termasuk uji klinis 3.

“Setelah jadi, vaksin itu akan disebar seluruh Indonesia. Tim dokter siapkan perangkat yang mudah dan murah untuk bisa dilaksanakan di tempat terpencil juga,”

Kenapa Gatot begitu yakin dengan vaksin Nusantara ini. Dia menjelaskan ada yang beda dari vaksin yang berbasis dendrik memori dalam tubuh.

Jadi jelas Gatot, ibaratnya vaksin ini memberikan warning bagi antibodi untuk mengantisipasi masuknya virus dari jalan yang nggak diduga selama ini.

“Jadi gampangnya ibarat rumah ada satpam, itu kan ibarat antibodi. Kan ditaruh sudut-sudut, begitu ada virus Satpam bekerja. Nah saat virus masuk lewat jalur lain, maka jangan kabur duluan, vaksin Nusantara ini kan basisnya dendritic sel memori beri warning Satpam di sana, supaya antibodinya langsung ada,” jelasnya.( tim)

Di Terbitkan Pada 10 Agustus 2021 by Prabu Media

data-recalc-dims="1"

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed