SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Irma Suryani Chaniago: Gila Ongkos Jahit Baju Dinas DPRD 2,5JT, Penjahitnya Di Mana?

PRABUMEDIA,JAKARTA – Politisi nasional Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago ikut mengkritik heboh kasus  Baju dinas DPRD Tangerang. Walau akhirnya pengadaan baju dinas ‘Louis Vuitton’ itu batal, namun dia tetap mengkritik sejumlah keanehan yang ada pada kasus tersebut.

Pertama, dia mengaku heran dengan jatah baju dinas DPRD sampai lima setel. Dimana anggarannya cukup fantastis. Padahal di DPR saja, para anggota hanya mendapat satu jas dan tak memerlukan baju dinas.

“Aneh, wakil rakyat dapat baju dinas. Itu pemborosan, untuk apa? Di partai politik saja kita cuma dapat 1 jaket, masa wakil rakyat 5 setel dengan harga fantastis,” kata dia dalam diskusi  darling, dikutip Kamis, 12 Agustus 2021.

Menurut Irma, aturan ini harus direvisi. Sebab ini merupakan aturan tak wajar. Dan kalaupun sudah ada di sejumlah daerah, dia meminta agar anggaran ini dihapus oleh Menteri Keuangan.

BACA JUGA:

“Saya kaget lho, apalagi sempat disebutkan bahwa bahannya Loius Vuitton, gila banget ini. Apakah mereka enggak sadar yang bayarin mereka rakyat. Hari ini tengah pandemi, mau tak mau suka tak suka di saat rakyat kesulitan mereka harus punya sense of crisis,” katanya.

Soal baju, Irma curiga sikap Ketua DPRD

Kedua, Irma lantas membacakan kejanggalan berikutnya berkaitan dengan sikap Ketua DPRD Tangerang. Di mana, Ketua DPRD bilang bahwa dirinya tak tahu menahu dengan persoalan ini.

Apalagi ditambah Ketua DPRD mengaku enggak tahu menahu, terus kerjanya apa? Kan ada ukurannya, pasti dibicarakan, enggak mungkin enggak. Sekwan pasti bicarakan dengan dewan, enggak mungkin enggak,” katanya.

Hal itu tentu berkaca dengan sejumlah hal yang berkaitan dengan DPRD dan DPR. Apalagi Irma juga merasakan kursi DPR. Tentu tahu dengan seluk beluk termasuk berkaitan dengan BURT di parlemen di daerah dan di pusat.

“Pastinya dia tahu, bullshit saja,” kata dia.

Ketiga, Irma lantas mengkritik soal anggaran jahit baju dinas DPRD Tangerang yang menelan angka hingga Rp2,5 juta. Dia makin geleng-geleng dengan angka bahan walaupun belakangan bukanlah Louis Vuitton asli yang mencapai Rp2,7 juta.

Artinya, untuk satu setel pakaian saja, dibutuhkan dana Rp5 juta untuk menebus seragam anggota DPRD Tangerang.

“Masa enggak punya uang buat beli baju, jangan susahin rakyat sampai Rp657 juta. Gila ya untuk ongkos jahitnya, satu setel harga pakaiannya Rp2,7 juta, ongkos jahitnya Rp2,3 juta satu setel. Itu penjahit mana?” katanya.

Irma sendiri juga mengaku tahu seluk beluk penjahit. Sebab dia kerap juga menjahit pakaian. Di mana rekan-rekan sesama partai dan anggota dewan paling mahal menjahit mengeluarkan ongkos Rp1,5 juta.

“Itu ongkosnya Rp1,5 juta dengan bahan representatif. Kalau Rp2,5 itu penjahit apa. Perlu dipertanyakan, keluar angka dihitung dibagi satu setel keluar Rp5 juta. Mereka mencederai rasa keadilan rakyat yang gaji mereka.”

“Meski sudah dibatalkan itu karena ketahuan, coba kalau enggak ketahuan. Dan selama ini mereka sudah punya banyak baju, padahal dua saja cukup,” katanya. (TIM )

Di Terbitkan Pada 12 Agustus 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed