SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Polemik Baju Seragam Di SMK N 1 Siantar, Orang Tua Siswa Angkat Bicara: Diangsur Dan Tidak Ada Paksaan

Prabumedia, Simalungun – Isu yang berkembang tentang adanya paksaan pembelian baju seragam siswa – siswi baru tahun ajaran 2021/2022 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Siantar di bantah orang tua siswa.

“Kami orang tua Siswa baru ajaran 2021/2022 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Jln Asahan Nagori Pematang Simalungun Kecamatan SIANTAR SIMALUNGUN Provinsi Sumatera Utara untuk membayar baju seragam tidak ada paksaan, malah pembayarannya dapat diangsur selama 3 kali pembayaran.” Ujar E Boru Hasibuan salah satu orang tua Siswa ajaran Baru 2021/2022 kepada awak media ini dirumahnya Jumat 20 /8.

E. Hasibuan menjelaskan lagi, “Saya sebagai orang tua Siswa baru tidak ada keberatan, karena pembayaran saya baru Rp200ribu. Tapi anaknya saya telah mendapatkan baju seragam untuk Zoom.” ujarnya.

Masih di katakan E. Hasibuan orang tua Siswa, baju itu kan untuk daring (Zoom) sebanyak 3 Selanjutnya seharga Rp 680 ribu tidak membenarkan orang tuanya.

Ketika dikonfirmasi awak Media ini kepada Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Siantar, Manuahal Sirait SPd di Kantor nya di Jln Asahan Kec. 3.5 Nagori Pematang Simalungun Rambung Merah Kec Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara menjelaskan secara terperinci tentang baju Siswa baru tahun ajaran 2021/2022.

“Baju siswa di berikan Kepada Siswa sebanyak 3 Selanjutnya tambah 1 set perlengkapan Siswa sistem pembayaran nya dapat dikirim secara angsur selama 6 Bulan.” ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Siantar.

“Setelah lunas nanti, terkumpul semuanya pihak guru menghadirkan orang tua Siswa guna diberikan penjelasan Nya.” Tambahnya

Kepala Sekolah, juga menjelaskan penerima Uang untuk Siswa adalah Unit Produksi jurusan masing.

Masih dikatakan Sirait, bukan Kepala Sekolah yang menerimanya tetapi bendahara.

“Sampai saat ini pembayaran Uang baju siswa baru masih mencapai 60 persen masuk ke Bendahara, jadi pembayaran secara paksakan itu tak benar”Ujar Kepala Sekolah SMKN 1 SIANTAR SIMALUNGUN Sumatera Utara.

(Syam Hadi Purba Tambak)

Di Terbitkan Pada 20 Agustus 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed