SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Pasang baliho di mana-mana, elektabilitas Puan malah hancur Dan Di Anggap Sok Alim

PRABUMEDIA, JAKARTA – Pasca pemasangan baliho di berbagai daerah, elektabilitas Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai calon presiden (Capres) dalam Pemiliha Presiden (pilpres) 2024 malah menurun.

Padahal sejumlah baliho ikonik bertajuk “Kepak Sayap Kebhinnekaan” sempat jadi perbincangan hangat publik di jejaring media sosial.

Berdasarkan Hasil survei Indikator Politik Indonesia, pada 30 Juli-4 Agustus, elektabilitas putri Ketua Umum PDIP itu berada di angka 0,4 persen, turun dari elektabilitas pada bulan April sebesar 1,1 persen.

“Mbak Puan trennya turun, ini juga menarik. Padahal, survei dilakukan setelah polemik baliho dan spanduk dipasang di mana-mana,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dalam rilis survei secara daring, dikutip Hops pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Burhanuddin menjelaskan, di saat yang sama, popularitas Puan mengalami peningkatan tipis. Pada April, tingkat keterkenalan Puan sebesar 50 persen. Saat ini, popularitas Puan mencapai 60 persen.

BACA JUGA:

 

Pasang baliho di mana-mana, elektabilitas Puan malah hancur

Dia juga menilai, baliho-baliho Puan kurang mampu membawa dampak positif bagi Puan. Ia menyebut Ketua DPP PDIP itu semakin populer, tapi di sisi lain, tingkat kesukaan publik justru menurun.

“Ini jadi masukan Mbak Puan untuk lebih penetratif lagi atau mungkin harus pakai pesan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Cara jadul, boros, dan kurang tepat!

Menanggapi survei yang mengatakan baliho Puan malah membuat elektabilitasnya anjlok tersebut, pegiat media sosial Denny Siregar menilai bahwa strategi yang digunakan timnya sangat buruk.

“Ini yang gua bilang. Strategi tim marketingnya Puan ini jadul banget dengan ongkos yang mahal banget. Terus waktunya juga enggak tepat, malah promosi di saat pandemi,” kata Denny di akun jejaring media sosialnya.

Denny pun mengimbau kepada Puan agar segera merombak timnya dan kemudian mempromosikan diri dengan cara yang lebih baik.

“Bongkar tim marketingnya, mbak Puan. Cari yang punya strategi out of box, jangan yang jadul,” imbuhnya.

Meme baliho Puan. Foto: Twitter
Meme baliho Puan. Foto: Twitter

Senada dengan pernyataan Denny, warganet lain pun mendukung dan menyoroti baliho Puan tersebut.

Zaman sekarang ngetrend Webinar. Undang berbagai kalangan, dgn pembicara terkini, bukan yang usang-usang. Jgn lupa bagi sertifikat, dan beri bonus sbg feedback. Kumpulkan alamat email, dan nomor HP sebanyak mungkin. Ini penting utk menyampaikan pesan pribadi, SMS, jejaring lain,” balas akun @bdleonanda.

Rakyat biasa berfikir ngamburin uang di masa pandemi. Mending uangnya buat bantu rakyat yg membutuhkan, orang kaya dan politikus berfikir ..sekarang saatnya beraksi masang muka di mana mana untuk di kenali bantu rakyat dan ngatasi pandemi bukan urusan mereka, orang kaya,” ujar akun @Sandys5.

Betul, orang lagi stress karna pandemi, ehh dia mejeng baliho dimana-mana dan tampang sok alim,” timpal akun @AriAngg28737903. ( hops )

Di Terbitkan Pada 26 Agustus 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed