SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Pejabat Di NTT Langgar PPKM Level 4, Pakar Hukum Angkat Bicara

Tonton Juga Video yang viral

Prabumedia, Kupang – Video viral Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menciptakan kerumunan dalam acara pertemuan Gubernur NTT bersama para kepala daerah se-NTT di Pulau Semau, Kabupaten Kupang pada hari Jumat ( 27/8/2021) mendapat kritikan dari berbagai netizen.

Kerumunan itu terjadi di tengah penerapan PPKM level IV sedang berlangsung dan penularan COVID-19 mulai melandai di NTT. Banyak netizen memberi komentar beragam atas peristiwa kerumunan tersebut yang terdokumentasi dalam bentuk foto dan video beredar luas di masyarakat melalui jejaring media sosial.

Tindakan atas peristiwa kerumunan masa yang diciptakan oleh pembuat kebijakan di NTT mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk akademisi hukum Unwira Kupang sekaligus pakar hukum pidana turut berkomentar.

Mikhael Feka, S.H., M.H

 

Akademisi sekaligus pakar hukum pidana, Mikhael Feka, S.H., M.H ketika di konfirmasi media ini Sabtu( 28/8/2021).
Mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh Gubernur dan para kepala daerah se – NTT dan pejabat lainnya di Semau adalah bentuk ketidak simpatian terhadap rakyat di masa pandemi ini.Para pejabat tersebut mati rasa dan tidak bisa memprioritaskan program – program yang pro rakyat

Apalagi, beber Mikhael Feka, di masa pandemi dan sementara penerapan PPKM yang berlaku saat ini adalah program nasional (red bapak Presiden) untuk menekan laju pertumbuhan covid 19. Gubernur dan para kepala daerah tersebut harus menunjuk teladan yang baik kepada masyarakat.

” Hukum yang baik adalah ketaatan dan keteladanan pemimpin,”tegas Mikhael Feka pengacara ternama itu.

Menurut, Mikhael, kegiatan di Semau tidak mendesak untuk saat ini kalaupun dilakukan harusnya tidak melibatkan jumlah yang banyak dan taat pada protokol kesehatan. Hukum harus berlaku juga buat para pejabat ini sehingga menimbulkan efek jerah jangan hanya masyarakat kecil yang diproses apabila melanggar aturan.(Jhoka)

Di Terbitkan Pada 29 Agustus 2021 by Prabu Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed