SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Kasus Dugaan Pemalsuan Elemen KK, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Kadis Dispenduk Malaka

Prabu Media, Betun – Kepala Dinas Kependudukan (Kadis Dispenduk) Daerah Kabupaten Malaka, Ferdinandus Rame akhirnya angkat bicara Rabu (22/9/2021) melalui, kuasa hukum Melkianus Contarius Seran,SH ,MH

Contarius menyebutkan, bahwa dugaan pemalsuan Elemen KK yang dituduhkan kepada Kadis Dispenduk melalui informasi pemberitaan media online itu adalah hal yang keliru dan tidak benar.

Sebab berbicara tentang dugaan pemalsuan elemen KK kepada pihaknya dalam hal ini (FR) tidak sama sekali mengetahui itu. Maka kasus tersebut dipercayakan sepenuhnya kepada penyidik Aparat Penegak Hukum (APH)

“Kami percaya bahwa Kapolres Malaka bersama jajarannya adalah lembaga profesional yang nantinya akan menjalankan tugasnya sebaik-baiknya dalam menyelidiki kasus ini.” Ungkap Melkianus Contarius,SH ,MH

Advokat Melki mengatakan bahwa Persoalan terkait dugaan pemalsuan elemen KK tersebut sementara masih di sidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Belu.

“Sangat terlalu jauh jika Kadis Dispenduk ditersangkakan sebagai dugaan pemalsuan elemen KK. Sebab dokumen KK yang digunakan oleh penggugat intervensi dalam perkara nomor 2 tersebut sementara lagi berjalan atau disidangkan di Pengadilan Negeri Atambua.”Jelasnya.

“Klien saya sama sekali tidak bersentuhan dengan administrasi kependudukan.” Ujar Melkianus

Melkianus Contarius Seran,SH ,MH

Selain itu juga, pengamatan terhadap perkara ini maka sangat jelas dan jangan berandai-andai mencari alasan karena itu bukan tupoksinya Ferdinandus Rame (FR)

“Logikanya begini saja. Raiminda Funan penggugat intervensi ini adalah lawan didalam perkara nomor 2, Bagaimana mungkin sebagai lawan lalu membantu untuk memalsukan KK yang notabene untuk kepentingan atau keperluan penggugat intervensi. Ini bagi saya tidak masuk akal. Sebab jika itu dilakukan sama artinya bunuh diri sendiri.” Jelasnya

Jika ada opini yang menyatakan bahwa FR juga terlibat dalam dugaan pemalsuan KTP ini maka sangat janggal dan keliru.

Dikatakannya, Kadis Dispenduk tidak pernah mengetahui data-data yang tidak benar itu. Pihaknya mengetahui data tersebut ketika diajukan pada saat dipersidangan pembuktian.

“Berdasarkan data yang diperoleh, yang disangkahkan itu bukan kepada Ferdinandus Rame. Namun ada juga Kepala Desa Bani – bani dan dan juga pihak operator.” Ungkapnya
(Viki Bria)

Di Terbitkan Pada 22 September 2021 by Prabu Media

data-recalc-dims="1"

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed