SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Karateka Jawa Timur Sabet Medali Perunggu, Di Ajang Kompetensi Olahraga Siswa Nasional 2021

Prabumedia, Kota Malang – Kompetisi Olahraga Siswa Nasional atau KOSN 2021 yang digelar pusat prestasi Nasional (puspresnas) secara resmi diumumkan secara daring pada tanggal 25 september 2021.

Karateka Jawa Timur sabet medali perunggu oleh atlit Teh Septi Dwi Anggraeni. Perolehan yang diraih merupakan dedikasi dan motifasi diri dalam berlati secara rutin dengn disiplin waktu dengan arahan dan motifasi dari pelati itu sendiri.

Kepada Prabumedia.com bahwa keberhasilan yang diperoleh merupakan sebuah kehormatan bagi Teh Septi dan Pelati yang selalu menemani berlati langka demi langka untuk memperoleh hasil yang baik di Dojo Akademi Karate Matronji, Bandung Karate Club Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur, Rabu 20/09/2021.

Dikatakan Teh Septi Dwi, perolehan yang didapat merupakan persaingan yang sangat ketat, sebab semua merupakan atlit terbaik yang dikirim Setiap perwakilan Provinsi. Dari ke sekian banyak peserta Teh Septi masuk dalam tiga besar mewakili Jawa Timur.

“Untuk kemarin KOSN jumlah atlit yang ikut berpartisipasi 68 atlit saya bersama tiga rekan yang menjadi pemenang. Juara lll bersama atas nama saya sendiri, Septi Dwi Anggraeni SMPN 1 Singosari Malang Jawa Timur dan Layla Putri Mahardika SMPN 5 Bandung Jawa Barat, juara ll Kanaya Putri Lafau SMPN Wangon Jawa Tengah, juara l Kanaya Scarletta Polili SMPN 49 Jakarta DKI Jakarta,” ucap Teh Septi.

Persaingan tersebut bisa dilewati dengan loyalitas kepelatihan baik dari segi mental disiplin waktu dan dukungan dari orang tua teman seperjuangan dan Pelati. Motifasi yang dimiliki oleh Teh Septi sendiri merupakan pedoman untuk masa depan Forki Jawa Timur, Kabupaten, Pelati dan Dojo AKM BKC Singosari Malang yang selama ini mengadu ilmu. Ini semua karena dukungan dari pembina ataupun pelati yang memfasilitasinya.

“Pastinya saya akan berjuang lebih maksimal lebih baik lagi, terus berlati harus bisa dapat juara satu ditingkat Nasional mendatang,” terang Teh Septi.

Dalam kesempatan yang sama Kang Mat Ronji selaku pembina sekaligus Pelati mengatakan bahwa selama pandemi berlangsung selalu persiapkan fokus latihan untuk menghadapi even-even besar seperti KOSN dan lainnya selalu siap latihan secara virtual untuk perkuat dengan program kemandirian mereka.

“Persiapan atlit kita memang selama pandemi mereka kita fokuskan latihan dalam dalam rangka untuk persiapan KOSN secara virtual dengan program kemandirian mereka,” ucap Mat Ronji.

Kang Mat Ronji mengatakan bahwa kualitasnya atlit terlihat jelas bila sebagai pelati selalu mengasa & membina mental mereka dengan tekun melati secara rutin, disiplin dalam waktu serta tekat dan kemauan dari mereka terus di olah dengan cara pembinaan karakter dan psikologi.

“Atlit ini berkualitas karena sala satunya dari modal-modal dasar yang sudah mereka miliki. Dalam hal segi mental karakternya atlit ini, mulai dari kedisiplinan dan semangatnya memang dilihat dari awal memiliki kemampuan fisik kecerdasannya sangat bagus,” terang Mat Ronji.

Untuk menuju ke jenjang Nasional butu loyalitas kedisiplinan pembinaan yang baik antara pelati dan atlit, sebab Jawa Timur memiliki banyak Dojo dan atlit yang siap pake. Dikatan Kang Mat Ronji, semua memiliki peluang yang sama tetapi rutinitas kepelatihan dan kemauan merupakan kunci keberhasilan atlit baik di Kata maupun komite.

“Karena secara kualitas mereka kita siapkan bisa bersaing di tingkat seleksi Kabupaten Malang setelah itu lolos, mereka melaksanakan pertandingan tingkat Provinsi alhamdulilah lolos. Setelah itu ke tingkat Nasional. Semua ini atas didikan pembina sekaligus pelati AKM BKC Singosari Malang sebagai wada untuk melahirkan atlit Karateka Jawa Timur,” terang Mat Ronji.

Teh Septi Dwi mulai berlati Karate sejak kelas SD Dengan kemauan keras untuk berlati, sebelum mengikuti even tingkat Nasional beberapa bulan terakhir mengikuti Gasuku BKC tingkat Nasional mendapatkan medali emas. Dan mengikuti kejuaraan virtual UNJ Cup Internasional mendapatkan medali perunggu.

“Teh Septi mulai latihan Karate sejak kelas lV SD sampai SMP dia latihan sudah 5 tahun, even-even tingkat kabupaten kota provinsi Nasional Alhamdulilah mulai produktif,” ungkap Mat Ronji selaku pembina sekaligus pelati.

“Harapan kita Teh Septi Dwi ini kedepannya semakin semangat berlati, semakin rajin disiplin mandiri karena dia juga tanggung jawab sebagai atlit FORKI Kabupaten Malang khususnya di kata perorangan. Dan hasil seleksi dari PB. BKC Teh Septi juga dapat emas sehingga kedepan diprioritaskan untuk mengikuti kejuaraan FORKI ditingkat Nasional khususnya di beberapa even kejurnas piala Mendagri maupun kejurnas Panglima TNI”, tutup Mat Ronji.

Lau Kaza

Di Terbitkan Pada 8 Oktober 2021 by Prabu Media

data-recalc-dims="1"

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed