Kades Sangir Tengah Nyaris Babak Belur di Amuk Massa Usai Diduga Siram Warga Dengan Air Panas

Kades Sangir Tengah Nyaris Babak Belur di Amuk Massa Usai Diduga Siram Warga Dengan Air Panas

SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
Kades Sangir Tengah Dedi Dores

Prabumedia, Kerinci Jambi – Kades Sangir Tengah, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Dedi Dores, diduga siram warga dengan air panas, nyaris babak belur diamuk warganya, Kamis (13/1/2022).

Dedi Dores, awalnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus asusila tersebut, yang sempat didatangi warga di Kantor Desa sekira pukul 10.30 Wib.

Informasi ini terinput disadur dari Nkripost, warga setempat yang namanya tidak di sebutkan media ini mengatakan. Menurut warga, karen emosi warga tak lagi dapat dibendung, karena ulah sang kades selama ini, dan menuntut kades segera mundur dan ditahan. Sehingga, sejumlah warga nekat mendatangi kantor desa.

“Ya, dengan kedatangan warga ke kantor untuk minta tanda tangan pemunduran diri sebagai kades Koto Tengah sesuai dengan keputusan masyarakat waktu demo di kantor Camat Kayu Aro, pada tanggal 6 – 1 – 2022, lalu, namun karena pak Kades bantah untuk mundur lalu kades siramkan air panas yang mengenai salah satu warga sangir tengah, Sulmi Arafik, namun nyaris Kades tersebut di amuk warga, dan korban atas nama Sulmi Arafik, Kondisi beliau mengalami luka siman dan dilarikan ke rumah sakit. Kejadiannya sekira pukul 10.30 wub ” ungkap warga.

Sementara itu, Saidi warga setempat, dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, sikap warga tersebut dilakukan menuntut kades mundur dan ditahan karena sudah menjadi tersangka.

“Beberapa waktu lalu kan warga sempat demo di kantor Camat. Tapi hingga hari ini tidak ada tindak lanjut mengenai tuntutan warga tersebut dari Kecamatan dan Pemdes,” ungkapnya.

Ditanya berapa orang yang melakukan penyerangan ke kantor desa ? Dia menyebutkan ada separuh dari jumlah penduduk yaitu sekitar 200 orang.

“Selain Kades, kantor desa dan mobil kades juga rusak dan hancur,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim, Iptu Edi Mardi, dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, tindak lanjut dari kejadian tersebut, pihak Polres akan mengamankan kades ke Polres Kerinci.

“Kita amankan di Polres dulu, untuk dimintai keterangan. Kejadian ini ada miss komunikasi antara warga,” ungkapnya. (Harman)

Di Terbitkan Pada 13 Januari 2022 by Prabu Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Ada Yang Bisa Kami Bantu?