oleh

Kasus Juli Timor Bacok Roby Akhirnya Tewas Terungkap Penyebabnya

SELAMAT DATANG DI PRABU MEDIA 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN DISINI:
Listen to this article
Ilustrasi

PRABUMEDIA, TANJUNGBALAI – Usai melaksanakan release ungkap kasus di Jalan Lingkar Utara, Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi SH.SIK, Pada hari Kamis tanggal 12 Mei 2022 Pukul 14.30 Wib kembali laksanakan Konferensi Pers hasil ungkap kasus pembunuhan dengan tersangka Juli Timor di Jalan Mangga Kota Tanjungbalai yang terjadi pada Hari Selasa Tanggal 10 Mei 2022 sekira Pukul 22.30 Wib.

Pemaparan ungkap kasus dilaksanakan pada Kamis 12 Mei 2022 di lobi belakang Mapolres Tanjungbalai pada Pukul 14.00 Wib, yang di hadiri Waka Polres Tanjungbalai Kompol H. Jumanto dan Kasat Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai AKP Eri Prasetyo serta Wartawan media elektronik, media cetak dan media online Kota Tanjungbalai.

Menurut Triyadi “Hari Selasa Tanggal 10 Mei 2022 sekira Pukul 22.00 Wib tersangka yang bernama Muhammad Juli Anto Timor Pulungan Alias Timor (43), seorang Nelayan, warga Jalan Ir. Juanda Lingkungan I, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai.

Tersangka bersama dengan anak istrinya sedang berada di depan rumah nya, korban yang sedang membawa sebilah parang melintas didepan rumah tersangka lalu mengayunkan parang itu kearah tersangka namun tidak mengenai karena tersangka menghindar, kemudian korban mengambil sebuah batu dari jalan dan melemparkannya kerumah tersangka setelah korban pun pergi meninggalkan rumah tersangka,” Katanya.

“Akibat perbuatan korban membuat tersangka tidak senang dan langsung masuk ke dapur rumahnya untuk mengambil sebilah parang bergagang kayu yang disimpan nya dibalik lemari, parang itu biasa dibuat tersangka untuk memotong rumput di sekitar rumah nya.”

BACA JUGA:

Pria Di Deliserdang Ini Tega Bacok Abang Kandungnya Hingga Tewas

Selanjutnya Juli (nama yang akrab disapa buat tersangka) pergi mencari keberadaan Roby (korban) dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam tampa plat miliknya sambil membawa sebilah parang yang diletakkan di pijakan depan sepeda motor,” Tambahnya

“Dengan melintasi rute Jalan Karya mengarah ke Jalan Sudirman dan berhenti di simpang Jalan Bahagia. Tanpa disadari Juli, Roby langsung menyerangnya dengan cara membacok menggunakan parang yang dipegangnya dengan tangan kanan nya dan diarahkan ke bagian atas sebelah kiri dari kepala Juli hingga parang itu terlepas dari pegangan Roby yang saat itu Juli masih duduk di sepeda motor nya,” Sebutnya

“Melihat itu Juli langsung mengambil parang yang sudah dipersiapkan dipijakan kakinya lalu Juli langsung membacok Roby dengan parang nya sebanyak Tiga kali dengan tangan kanannya kearah kepala korban hingga parang itu membentur kepala korban dan terlepas, dengan kondisi itu tersangka langsung mendorong korban kepagar warga sampai mereka jatuh ke tanah hingga membuat posisi tersangka menindih setelah itu korban memberontak dan membuat terlepas dari tindihan tersangka. Selanjutnya korban melarikan diri ke arah Jalan Sudirman dengan kondisi berlumuran darah sambil berlari tergopoh-gopoh,” Jelas Triyadi.

“Atas perbutan tersebut Juli dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 lebih subsider 351 ayat (3) KUHP. Dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup atau hukuman penjara 20 Tahun atau hukuman penjara 7 Tahun,” Lukas Kapolres. ( YN )

TONTON JUGA:

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.